Tahfīdz al-Qur’ān

Oleh: admin

Legalitas

Kegiatan Tahfīdz al-Qur’ān bagi Mahasiswa diselenggarakan berdasarkan SK Rektor tentang Tahfīdz al-Qur’ān. Pelaksanaannya mengacu pada Panduan Markaz al-Qur’an secara umum. Kegiatan Tahfīdz al-Qur’ān sudah berjalan sejak tahun ajaran 2015-2016; sesuai SK Pendirian Pusat al-Qur’an yang ditandatangani oleh rektor UNIDA. Sebagai sarana untuk menetapkan kewajiban kurikulum hafalan al-Qur’an (tematik) bagi seluruh mahasiwa sebagai syarat mengikuti ujian; sebagaimana menjadi keputusan rektor tahun 2017. Seluruh elemen program studi turut terlibat di dalam pelaksanaan kegiatan ini. Sebagaimana diinstruksikan oleh wakil rektor UNIDA bidang akademik dan kemahasiswaan; berikut penunjukan penanggungjawab tahfidz.

Sistematika dan Proses

Setelah menyusun kalender kegiatan semesteran (lihat contoh di sini), Kegiatan tahfidz baru dapat dilaksanakan. Pelaksanaan kegiatan Tahfīdz al-Qur’ān terdiri dari 3 tahapan. Tahap pertama adalah Perencanaan dan Koordinasi. Di antaranya programnya adalah membagi kelompok tahfidz bagi mahasiswa beserta muhafidznya. Kemudian, koordinasi dengan pihak terkait; yakni mengadakan pertemuan bagi muhafidz dan direktorat terkait seperti Kepengasuhan dan Program Studi. Muhafidz terdiri dari staf Pengabdian S-1 dan dosen prodi.

Tahap kedua adalah Sosialisasi dan Pelaksanaan. Sosialisasi dilaksanakan di masjid; melalui pidato direktur Markaz al-Qur’an. Di setiap awal tahun ajaran. Yang berisi pengarahan tentang dimulainya program Tahfīdz al-Qur’ān pada semester tersebut; sekaligus mengumumkan nama-nama muhafidz yang bertanggungjawab untuk proses setoran hafalan mahasiswa. Kegiatan Tahfīdz al-Qur’ān dilaksanakan setiap Ahad lepas sholat maghrib. Selain waktu tersebut, mahasiswa juga dapat berkomunikasi kepada muhafidz untuk menambah jam setoran hafalan.

Tahap ketiga adalah Monitoring dan Evaluasi. Monitoring dilaksanakan setiap bulan. Yakni berupa laporan Divisi kepada direktur dan rektor. Tentang presentasi mahasiswa yang menyetorkan hafalan. Berikut pula pertemuan wajib bagi muhafidz. Yang merupakan monitoring dari sisi pencapaian hafalan dan problem solving tentang persoalan dan evaluasi kegiatan tahfidz. Berikut pula mengidentifikasi mahasiswa yang diperkirakan tidak mampu menyelesaikan target hafalan.

Evaluasi Tahfīdz al-Qur’ān dilaksanakan dalam bentuk ujian. Yang diselenggarakan setiap akhir semester. Kurang lebih 2 pekan menjelang ujian akhir Semester. Mahasiswa yang wajib mengikuti ujian adalah mahasiswa yang tidak dapat menyelesaikan target setoran hafalan. Bagi mahasiswa yang lulus menyetorkan hafalan secara ruting kepada muhafidz; diperbolehkan untuk tidak mengikuti ujian dan langsung mendapat Surat Keterangan berikut nilainya.

Dokumentasi Kegiatan

Gambar Post

Asesmen Lapangan Doktoral AFI UNIDA Gontor

Jumat, 27 Februari 2021 Dengan hadirnya Prof. Dr. KH Amal Fathullah Zarksyi, M.A, berikut para…
Gambar Post

Simulasi Asesmen Lapangan Pascasarjana S-3 Universitas Darussalam Gontor

25 Februari 2021 Sudah sejak pagi. Staf sudah stand by di Ruang Rapat Senat. Sewaktu…
Gambar Post

Direktorat Islamisasi terbitkan berita Bekerjasama dengan web UNIDA Gontor.

Kolaborasi antar bagian memang sangat bermanfaat. Apalagi, dalam kampus bersistem pesantren; yang menekankan ukhuwah dalam…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *